Dunia Usaha Minta Kewajiban CSR Maksimal 5%

Jakarta – Walau mengaku tak keberatan dengan kewajiban Corporate Social Responsibility (CSR), dunia usaha mengusulkan komposisi CSR tak lebih dari 5 persen keuntungan.

Seperti yang disampaikan Corporate Secretary Pertamina Herman Bastari, usai acara Temu Nasional Forum Anggota Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FAM PII), di Gedung Telkom, Jalan Gatot Subroto, Jakarta , Sabtu (21/7/2007).

Berapa komposisi CSR yang tidak memberatkan dunia usaha? “Di bawah 5 persenlah, dari keuntungan,” ujarnya. Menurutnya, jika lebih dari 5 persen keuntungan, kewajiban justru akan memberatkan cash flow keuangan perusahaan. Apalagi, menurutnya, bagi Pertamina komposisi tersebut sudah menghasilkan dana dengan jumlah yang besar. “Tahun ini saja, kita alokasikan lebih dari Rp 100 miliar. Itu saja baru sekitar 2% dari keuntungan kita,” ujarnya.

Kewajiban CSR direncanakan tertuang dalam Rancangan Undang-Undang Perseroan Terbatas pasal 74 dalam RUU-PT. Sejumlah asosiasi yang menolak kewajiban tersebut karena menilai bisa menurunkan daya saing, menghambat iklim investasi di dalam negeri, sehingga dikhawatirkan menurunkan ekspor yang berdampak pada meningkatnya angka pengangguran. (lih/ir)

Sabtu, 21/07/2007 14:31 WIB

http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/21/time/143138/idnews/807730/idkanal/4

0 Responses to “Dunia Usaha Minta Kewajiban CSR Maksimal 5%”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: